Put ‘him’ behind

5 November 2007

Beberapa hari yang lalu, gw bertiga makan di Abuba Steak. Hmmm udah lama banget enggak makan disana. Padahal timbangan masih aja gak turun2, udah mau makan disitu, tapi sutralah, namanya juga pengen, dari pada ntar ngeces mulu.

Tiba2 ada berita kalau salah satu temen dekat dari si Ipas, temen gw yang malem itu makan bareng, mau lamaran!!! padahal menurut kita enggak mungkin mereka akan berhasil sampai ke tahap situ. DAAAARRRR…!!! kayak ditampar kita semua jadi ikutan mikir. Ipas pun panik karena satu2 temannya sudah mendahuluinya berumah tangga.

 Apa yang salah? penampilan tidak ada yang buruk (meskipun dia agak2 sloppy kadang2), dia pintar bikin kue dan dekorasi yang lucu2, setia, lucu, menarik. Selintas tidak ada yang kurang (kurang waras sih dikit hehehehheh pisssss………).

Akhirnya seperti biasa Ipas menyalahkan semua yang sudah terjadi antara dia dan mantan pacarnya yang sekarang sedang dalam keadaan cacat and not in his mind.

kenapa setiap kali kita mendapat kesusahan yang kita salahkan adalah masa lalu?

kadang gw juga begitu, tapi kesimpulannya malam itu adalah bagaimana gw berdua tidak pernah bisa meletakkan ‘all my problems behind’. Bukan masalah bagaimana gw harus melupakan dia yang dulu bikin gw terpuruk dan patah hati, tapi masalahnya sampai sekarang, I put him beside me, not behind me….. gw masih bersama kesedihan gw tanpa gw sadari.

Otak gw ‘sepertinya’ sudah meletakkan dia dan segala masalah gw dan dia dibelakang gw. tapi pada akhirnya ketika semua kepahitan itu balik, gw akan menyalahkan semua ke situasi dibelakang gw. Pada saat itu lah gw sadar kalau selama ini masalah dan masa lalu gw masih membayang disamping gw, berjalan bersama dengan hari2 gw.

Pantesan kalau mau melangkah maju rasanya berat banget. Gw ternyata belum benar2 meletakkan masalah gw kebelakang. Bukan orang itu yang harus gw lupakan atau gw taro dibelakang gw, tapi yang menjadi masalahnya, itu lah yang harus gw buang jauh.

Hmm salah kaprah kah selama ini gw?

entah lah, tapi buat gw sekarang, gw enggak akan mencoba melupakan orang itu atau mencari orang baru untuk menggantikan dia. Yang gw harus lakukan cuma ‘go ahead’ and smile😀 masa lalu bukan untuk gw lupain, tapi untuk gw buang….(sama aja donnnngggggggg??????????)

 gitu deh hehehehehheh

About Irha

Let's talk, and you'll know more about me....... Bla...bla...bla...bla... for the whole day... View all posts by Irha

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: