Monthly Archives: August 2008

Dementor Di Kehidupan Sehari – Hari (buat pencinta Harry Potter)

31 Agustus 2008

Tulisan dibawah ini gw culik dari salah satu postingan di milis…. heheheheh tulisannya betul banget, dan gw setuju kalo Dementor-dementor itu ada disekeliling kita dengan wujud yang macem-macem. Mulai dari wujud temen-temen kita sendiri, bos kita, bahkan macet dan antrian di kasir juga bisa jadi Dementor buat kita… hehehe intinya Keep happy and think positive or think the opposite….

From: Leny Gafar <leny.gafar@gmail. com>
Subject: [Chic-ersTalk] Dementor
To: chic-erstalk@ yahoogroups. com
Date: Thursday, August 28, 2008, 6:02 PM

 

 

Buat para penggemar serial Harry Potter pasti tau tentang Dementor. Digambarkan oleh tokoh Lupin bahwa Dementor adalah…

Dementors are among the foulest creatures that walk this earth. They infest the darkest, filthiest places, they glory in decay and despair, they drain peace, hope, and happiness out of the air around them… Get too near a Dementor and every good feeling, every happy memory will be sucked out of you. If it can, the Dementor will feed on you long enough to reduce you to something like itself…soul- less and evil. You will be left with nothing but the worst experiences of your life.” [harry potter wikia]

Atau dengan kata lain, Dementor punya kemampuan menyedot semangat hidup manusia sampe bisa jadi putus asa.

Belakangan ini, gue menemukan bahwa ternyata Dementor bukan cuma ada dalam fiksi. Repotnya, Dementor di dunia nyata lebih sulit dikenali. Kalo di cerita Harry Potter Dementor muncul dalam sosok yang mengerikan, berkulit kelabu dengan jari-jari kurus seperti kerangka, di dunia nyata mereka tampil seperti orang biasa. Mereka bisa aja duduk di sebelah lo di kantin, berdiri di belakang lo waktu ngantri karcis busway, atau yang lebih serem lagi: duduk di balik pintu bertuliskan “BOSS”.

Persis seperti dalam cerita Harry Potter, berdekatan dengan para Dementor bisa bikin lo tiba-tiba merasa suram, putus asa, hidup tiada guna, negara serasa mau bangkrut, kiamat seakan minggu depan, kerja kayak nggak ada gunanya, dsb dsb. Pada stadium lanjutan, infeksi Dementor bisa mengakibatkan timbulnya rasa curiga kalo orang lain berhasil, sirik kalo liat orang lain senang, bahkan terasa dorongan ingin nyabot sukses orang. Dengan kata lain, Dementor itu menular, dan dampak penularannya sangat merugikan. Hati-hati!

Kenapa kita sebaiknya jangan sampe ketularan jadi Dementor?

Karena nggak ada orang yang seneng denger keluhan, termasuk diri kita sendiri. Semakin banyak lo mengeluh, semakin lo benci sama diri sendiri. Semakin lo benci sama diri sendiri, lo semakin yakin bahwa diri lo nggak berguna. Semakin lo yakin diri lo nggak berguna, semakin tertutup jalan untuk hidup lebih baik.

Kenali Dementor sejak dini

Penampilan boleh nipu, tapi Dementor sejati nggak pernah bisa menyembunyikan sifat aslinya. Ciri-ciri yang paling gampang dikenali adalah:

1. Frekuensi curhat yang sangat tinggi, dengan topik masalah pribadi yang seolah penting banget untuk diketahui semua orang, dan nggak ada solusinya.


Yang paling mengganggu dari kebiasaan Dementor yang satu ini adalah, mereka bisa bikin sebuah acara ngumpul yang tadinya ‘seru’ dan ‘hore’ jadi ngedrop dengan curhatan-curhatanny a.

Contoh:
“Eh si X baru beli HP lho!” kata seseorang
“Oh ya, apa merknya?” sambut yang lain antusias
“Sony Ericsson, kalo nggak salah”
“SE?! Wah siap-siap aja tuh, kan batrenya cepet bocor. Nih gue pake SE baru sebentar udah rese gini batrenya… blablabla… mana harga jualnya cepet jatuh… blablabla… mau beli lagi nggak ada duit… blablabla… apa-apa sekarang mahal… blablabla… gaji nggak naik-naik… “
Pokoknya begitu si Dementor angkat bicara, semua yang hadir tiba-tiba merasa suntuk, lesu, nggak bergairah. Atau dengan kata lain, ya itu tadi: ngedrop.

2. Dementor selalu mampu melihat sisi jelek dari segala sesuatu, nggak peduli sebagus apapun keadaannya.

Kalo mau dibilang sebagai ‘bakat’, memang kemampuan Dementor yang satu ini nggak dimiliki kebanyakan orang. Saat semua orang terkagum-kagum atas kehebatan sesuatu, para Dementor dengan kejelian yang luar biasa selalu mampu menemukan celanya.

Contoh:
“Gue kemarin ketemu sama suaminya Ibu X. Ya ampun, orangnya ganteng sekali ya… udah gitu keliatannya baik, lagi.”
“Iya, gue juga pernah ketemu. Dia juga setia, lho…”
“Jangan lupa, pinter pulak. Kalo nggak salah dia lulusan terbaik waktu kuliah dulu.”
“Pantesan karirnya juga bagus, ya. Sekarang posisinya udah lumayan tinggi, kan ?”
“…kalo tidur pasti ngorok kaya babi,” kata sang Dementor merusak suasana.  

3.Dementor senang membandingkan diri dengan lawan bicara, sedemikian rupa sehingga dirinya terdengar jauh lebih apes, dan akhirnya lawan bicara menjadi sungkan.

Contoh:
“Hai, gue denger abis pindah rumah ya?”
“Iya nih, biasa… pinjeman dari kantor…”
“Ih enak ya, kantornya ngasih pinjemen rumah.. gue dong masih ngontrak mulu…”
“Oh…”
“Mana gaji nggak naik-naik, buat bayar kontrakan aja udah ngepas, gimana mau nabung buat beli rumah?”
“Ehm… tapi…”
“Udah mana sekarang BBM naik, apa-apa ikut naik, makin cekak aja deh rasanya… Kalo elu kan enak, gaji gede, fasilitas banyak…”
“Eh… permisi dulu ya, mau gantung diri dulu bentar boleh?”

4. Dementor gemar mematikan semangat orang lain.

Seperti pasukan pemadam kebakaran ngeliat api, semakin besar apinya, semakin giat upayanya untuk memadamkan.

Contoh:
“Gue mau coba bisnis baru nih!”
“Bisnis apa?”
“Jualan baju anak-anak”
“Yahhh… hari gini jualan baju! Nggak liat tuh, di ITC yang jualan baju udah segambreng?”
“…tapi koleksi gue unik-unik lho! Lain daripada yang lain deh!”
“Alaaah… unik kaya apa sih, paling sebentar lagi juga pasaran. Liatin aja!”
“Euh… gue juga berencana ngikutin perkembangan tren lho…”
“Emangnya lu kira gampang? Gue pernah tuh, coba jualan baju kayak elu. Awalnya semangat, eh terakhirnya malah rugi. Mana barang dagangan dibawa kabur orang…”
dst dst dst.

Kiat menghadapi Dementor

Cara paling aman adalah: jangan dideketin. Begitu seseorang yang ada di dekat lo menunjukkan ciri-ciri seorang Dementor, segeralah jauh-jauh. Cari alasan apa aja, bilang mau beli rokok ke Ujung Kulon kek, mau nguras sumur kek, terserah. Yang penting jangan deket-deket mereka. Ingat, Dementor itu sangat menular!

Checklist Dementor

Sedangkan bagi kalian yang selama ini telah menjadi Dementor tapi nggak menyadarinya, coba teliti daftar berikut. Kalo kalian merasa setuju dengan 5 pernyataan atau lebih, hati-hati, kalian sedang menjelma menjadi Dementor. Segeralah minta pertolongan profesional, sebelum terlambat.

  • Sebagian besar orang lebih beruntung dari gue
  • Nggak ada orang yang bisa hidup layak dengan gaji sekecil gue
  • Semakin lama, kondisi perekonomian semakin buruk. Gue nggak tau bulan depan masih bisa hidup atau enggak
  • Gue nggak tau gue ingin jadi apa
  • Gue benci sama kantor gue, tapi kalo gue resign nanti nggak ada kantor lain yang mau nerima
  • Naik pangkat? Jangan ah. Ntar kalo gagal gimana?
  • Tentu aja dia naik pangkat. Rajin jilat pantat, pasti.
  • Dari dulu memang gue ditakdirkan apes
  • Gue nggak pinter, makanya nggak bisa sukses kayak orang lain
  • Orang tua gue asal-asalan nyekolahin gue, makanya gue jadi kaya gini sekarang
  • Gue nggak kebayang gimana caranya biar bisa hidup lebih baik
  • Orang emang gampang kasih nasehat. Mereka belum ngerasain susahnya hidup gue, sih.
  • Percuma gue kerja keras, toh tiap bulan gajinya cuma segitu-segitu aja
  • Orang lain enak punya duit buat refreshing. Gue boro-boro refreshing, makan aja susah. Makanya harap maklum kalo gue stress.
  • Gue udah ketuaan untuk nyoba hal baru
  • Kenapa sih nggak ada orang yang ngertiin gue
  • Orang lain enak, punya orang tua kaya buat minjem duit kalo butuh. Giliran gue, yang ada emak gue nodong mulu buat beli beras
  • Kalo ada orang baik sama gue, pasti ada maunya
  • Boss muji gue? Pasti dia salah orang.
  • “7 Habits”-nya Steven Covey? Itu kan buatan Amerika, mana bisa berlaku di sini
  • Luna Maya aja masih ngejomblo, apalagi gue yang jelek begini
  • Emang dunia makin parah. Kucing aja makin hari makin kurang ajar.

Pesan bagi para Dementor
Tema utama hidup kalian adalah: merasa diri sebagai orang paling apes sedunia.

Padahal  sekarang penduduk dunia ada 6.7 miliar orang. Jadi, lo harus mengalahkan keapesannya 6.699.999.999 orang. Itu nggak gampang, lho. Apa iya lo sehebat itu?

Tq,

Reny

Modmar – ext.437


Dido – Thank You

My tea’s gone cold, I’m wondering why,
I got out of bed at all,
The morning rain clouds up my window,
And I can’t see at all,
And even if I could it’d all be grey,
But your picture on my wall,
It reminds me that it’s not so bad,
It’s not so bad.

I drank too much last night, got bills to pay,
My head just feels in pain
I missed the bus and there’ll be hell today,
I’m late for work again,
And even if I’m there, they’ll all imply,
That I might not last the day,
And then you call me and it’s not so bad,
It’s not so bad.

And I want to thank you,
For giving me the best day of my life,
And oh, just to be with you,
Is giving me the best day of my life.

Pushed the door, I’m home at last,
And I’m soaking through and through,
Then you handed me a towel,
And all I see is you,
And even if my house falls down now,
I wouldn’t have a clue,
Because you’re near me.

And I want to thank you,
For giving me the best day of my life,
And oh, just to be with you,
Is giving me the best day of my life.

And I want to thank you,
For giving me the best day of my life,
And oh, just to be with you,
Is giving me the best day of my life.

 

Note: for my beloved Papap…. Thank you for giving me, the brighter day ever…


Beda Bercanda laki dan perempuan

31 Agustus 2008

Dalam 2 minggu ini gw udah 2 kali menemukan kalau perbedaan antara bercanda laki-laki dan perempuan itu tipis banget tapi bisa menimbulkan efek yang besar banget.

Kasus 1 terjadi sama gw sendiri:

Si Papap punya mantan yang baru banget diputusin waktu dia ketemu gw. Dengan mengatas namakan “membina hubungan baik biarpun sama mantan” atau mengatasnamakan “pertemanan” atau mengatas namakan “iseng” terjadilah hubungan timbal balik melalui SMS. Salahnya adalah, SMS itu mirip sama lagu dangdut yang kemarin2 lagi laku berat: “Bang…sms…siapa ini bang… smsnya pake sayang-sayang….” hauhauhuahuahuahuh duh hancur hati ini begitu ngeliat sms itu. Runut punya runut, terbitlah alasan : “sumpah itu enggak ada maksud apa-apa, cuma iseng….”

Bercanda??? mungkin…!! Iseng?? apalagi…!! Trus mo marah gimana dong? gw udah marah tapi sekali lagi gw inget….hey…mungkin gw juga pernah iseng yang menjurus-jurus sama orang lain kan? Meskipun gw akuin belum pernah gw iseng trus masih manggil sayang-sayang ke mantan, tapi setidaknya gw pernah iseng dengan lawan jenis yang mungkin kalo diliat lagi ya bisa bikin orang berpikiran yang macem2..!! Jadi reda lagi deh marah gw….! tapi tetep kalau pun dasar isengnya sama, tapi efeknya kok beda banget ya? Apa mungkin kalau perempuan tidak akan melewati batas kalo bercanda sedangkan laki-laki suka kelewat batas dan buat mereka itu biasa? “yang penting kan hatinya dia buat loe aja, Ir…!” itu kata temen gw waktu gw curhat sambil nangis bombay..

Kasus ke 2 terjadi sama temen yang awalnya gw curhatin soal kasus 1:

hauhauhuahuahuahuha tulah deh, ternyata orang yang gw curhatin yang notabene adalah laki-laki dan sahabat dari papap, kejadian jadi berantem gara-gara “Iseng”.

Awalnya dari bercanda ala “adult” dan berakhir dengan salah kirim… hauhauhauhuahuah ini parah..! sampe sempet mo ditinggalin sama bininya yang lagi 2 minggu manggul-manggul jabang bayi.

Alasan temen gw?? ya itu dia “Iseng” sumpah itu cuma bercandaan dimulut, gw enggak pernah serius sama bercandaannya (itu kata dia). Tapi kok ya tetep buat kita para cewek bercandaan itu parah banget dan bisa membuat tingkat kepercayaan kita para perempuan jadi turun ke 15 point dibawah sadar hehehehehhehe…..

padahal mungkin, tanpa disadari kita juga pernah begitu kok, meskipun menurut kita enggak separah itu (ya itu kan kata perempuan sendiri….) Laki-laki pun ada yang gampang meledak dengan bercandaan simple para cewek2. Intinya sih pengendalian diri…cieeehhhh (mentang-mentang besok dah mo puasa, ngomongnya pengendalian diri loh…hehehehhehe)

Tapi ya itu, kalo gw pikir2 lagi mending sih emang amannya ya menjaga hati masing-masing pasangan. Caranya bagaimana ya tergantung seberapa kenal kita sama pasangan kita masing-masing kan? bisa jadi satu cara tidak bisa diterapkan ke orang lain, atau mungkin bisa.

Untuk sesuatu yang sudah sering kita lakukan pada saat kita sendiri belum tentu bisa terus diterapkan waktu kita sudah berpasangan. Bukan berarti merubah atau membatasi tapi lebih tepatnya menyesuaikan kalo kata gw sih. Menyesuaikan juga harus dari kedua belah pihak. Tidak cuma satu pihak yang menyesuaikan diri. yang ada capek..!!


Obrolan Bodoh part 2

21 Agustus 2008

*percakapan terjadi di sebuah cafe yang (sumpah!!!) cuma disitu bisa diutangin dan jadi tongkrongan paling asik di sekitaran Kemang*

Topik : Pembantu

Cerita dari si A:

Pembantu gw kocak deh. Waktu gw kecil, pembantu gw kan tidur bareng kakak gw yang perempuan. Trus disuatu pagi kakak gw cerita:

kakak : wah payah nih si mbak, tadi malem mimpi sampe ngigo ketawa2 genit gitu… kamu mimpi tadi malem???

Pembantu : hihih iya mbak aku mimpi…

kakak : mimpi apa kok kayaknya seneng banget gitu?

Pembantu : mimpi diperkosa mbak….

Kakak : ?????????????????????????????????????????????????????????????????? (ini anak masih abg loh??????)

Kita yang denger cerita si A : hauhauhauhauhuauahuahuhauhauhauhauhauhauhauhauhauhauhuahuahuauahuahuahuah mimpi diperkosa kok seneng????


Obrolan Bodoh part 1

21 Agustus 2008

*singkat cerita didalam mobil, dengan 2 orang wanita bodoh 😀 *

A : Gile, inget nyalip, waktu ke jogja kemarin ada bis dibelakang mobil kita yang bikin parno. pas kita ngambil jalur kanan buat nyalip, bis dibelakang kita malah ngedim, kesannya mo ngeduluin mobil. Pas kita minggir ke kiri eh itu bis ikutan kekiri. Balik lagi ke kanan itu bis ikutan ke kanan ples ngedim lagi…. Begitu terus sampe beberapa kali. Parno dong kita yang di mobil. Abis aneh banget.

B : oooh bikin takut ya….

A : iya, makanya. Gw takut aja, si bis itu mo ngapain ya?? abis ngikutin mulu tapi kalo dikasih jalan ke kiri dia gak juga nyalip…

B : itu malem?

A : iya malem?

B : oh mungkin dia ngasih kode

A : Kode apa?

B : Biasa kan kalo jalan keluar kota trus sisupir ngantuk lebih gampang ngikutin mobil didepannya dari pada ngeliatin jalan. Udah ngantuk kali itu supir….

A : ooo gitu ya? tapi kalau memang mo konpoi gitu kenapa pas kita ngambil kanan trus dia ngedim???

B : ya itu dia kode tadi….

A : kode yang artinya apa??

B : “tungguin dong jalannya jangan cepet2!!!!”

A : ???????????????


%d bloggers like this: