Yang Lama Sudah Rusak

Mengelupas kulit luarku, perih dan menyakitkan. Tapi harus. Mengganti warna, menyebalkan. Mengganti baju, membosankan.

Aku ingin merasakan sedikit saja kulit lamaku, yang mengkilat tapi penuh dengan luka didalamnya. Jorok dan kotor!

Kusayat pelan-pelan seolah-olah takut merusak kulitku, dengan tanpa kusadari bahwa memang ia sudah rusak.

Rusak dan kotor, luka dan bau, menyenangkan sekaligus menyakitkan.

Sudah! sedang kuganti semua. Kucoba dari ujung kepala, sekarang baru sampai di pinggang. Padahal tanganku sudah lelah untuk menyayatnya. Aku ingin berhenti ditengah jalan. Tetapi tidak! jangan sekarang! kumohon pada tanganku untuk terus bergerak melepas semua kulit rusakku. Dan ia pun mengerti.

Sulit mengelupas semuanya yang sudah menempel erat bahkan berakar. Sulit membuang semua yang sudah kurasa nyaman dan hangat (meskipun ku tau itu hangat kebohongan).

Yang lama sudah rusak, susah untuk di tambal, susah untuk diperbaiki.

Tapi kucoba.

About Irha

Let's talk, and you'll know more about me....... Bla...bla...bla...bla... for the whole day... View all posts by Irha

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: